33 Nama Lolos Seleksi Kemampuan Konseptual Calon Pimpinan LPSK, Advokat Terbanyak
Berita

33 Nama Lolos Seleksi Kemampuan Konseptual Calon Pimpinan LPSK, Advokat Terbanyak

Dari 33 nama yang lolos, 10 di antaranya adalah advokat. Nama-nama yang dinyatakan lolos berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya adalah debat publik dan penilaian personel (profile assessment).

M. Agus Yozami
Bacaan 2 Menit
Kantor LPSK. Foto: Sgp
Kantor LPSK. Foto: Sgp

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Capim) Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) periode 2018-2023 menetapkan 33 nama lolos seleksi kemampuan konseptual. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim LPSK, Harkristuti Harkrisnowo, dalam siaran persnya, Selasa (25/7), mengatakan nama-nama yang dinyatakan lolos berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya adalah debat publik dan penilaian personel (profile assessment).

 

Rencananya debat publik dan profile assessment akan dilaksanakan pada hari Senin-Rabu, yakni 6-8 Agustus 2018 bertempat di ruang rapat lantai 5, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Dia mengungkapkan bahwa seleksi debat publik dan profile assessment akan dimulai pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai.

 

Harkristuti Harkrisnowo menuturkan bahwa mereka yang lolos berangkat dari latar belakang profesi yang sangat beragam dan berasal dari sejumlah daerah. Dari 33 nama itu, terbanyak berprofesi advokat 10 orang, disusul dosen, TNI/Polri dan purnawirawan, masing-masing sebanyak lima orang.

 

Sedangkan calon petahana LPSK ada tiga orang, pegawai lembaga/instansi negara tiga orang dan aktivis tiga orang. Sisanya merupakan aparatur sipil negara dua orang, plus wiraswasta dan psikolog masing-masing satu orang.

 

Berikut 10 nama advokat yang lolos seleksi kemampuan konseptual untuk menduduki jabatan pimpinan LPSK:

No

Nama

1.

Dr. H. Boy Nurdin, S.H., M.H.  

2.

Chulafaau Rasyidin, S.H., M.H.  

3.

Dede Nurdin Sadat, S.H.

4.

Fatimah Siregar, S.Ag.

5.

Lamria Siagian, S.H., M.H.

6.

Manambus Pasaribu, S.H., M.H.

7.

Rina Melati Sitompul, S.H., M.H.  

8.

Sugiharti, S.H., M.H.  

9.

Dr (c). Tasman Gultom, S.H., M.H., A.A.I. (K)., C.L.A.     

10.

Teuku Raja Arif Faisal, S.H., M.H.  

 

Untuk diketahui, Masa kerja tujuh orang pimpinan LPSK saat ini akan berakhir pada Oktober 2018 sehingga dibentuk panitia seleksi yang bertugas memilih 21 calon pimpinan LPSK untuk diserahkan kepada Presiden. Kemudian, presiden akan memilih dan memberikan 14 nama kepada DPR dan DPR akan memilih tujuh nama menjadi pimpinan LPSK.

 

Tim Pansel Pimpinan LPSK periode 2018-2023 diketuai profesor ilmu hukum dari Universitas Indonesia Harkristuti Harkrisnowo dengan empat anggota, yang terdiri atas Widyo Pramono, Zumrotin K. Susilo, Y. Ambeg Paramarta dan Hendro Witjaksono yang mewakili unsur masyarakat dan pemerintah.

 

Pendaftaran Calon Pimpinan LPSK sendiri dimulai pada tanggal 23 April 2018 dan ditutup pada tanggal 14 Mei 2018. Namun, masa pendaftaran itu sempat diperpanjang hingga 4 Juli 2018. Ada serangkaian tahapan seleksi yang harus dilewati para calon pimpinan LPSK, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi kemampuan konseptual, debat publik, profile assessment, tes kesehatan dan wawancara.

 

(Baca Juga: LPSK Mencari Figur Pimpinan Baru)

 

Sebelumnya, Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai berharap seleksi pimpinan LPSK kali ini dapat terlaksana tepat waktu dan mereka yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti seleksi demi kemajuan LPSK serta memaksimalkan pemenuhan hak saksi dan korban.

 

Khusus kepada tim Pansel Anggota LPSK, Semendawai berharap mereka dapat bekerja secara independen dan jauh dari intervensi dari pihak manapun. “Dengan demikian, akan terpilih para calon-calon anggota yang berkompeten di bidangnya serta yang paling panting berintegritas dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pimpinan LPSK,” ujar Abdul Haris.

 

Tags:

Berita Terkait